Langsung ke konten utama

Cinta itu ada tiga

Setiap orang memang punya penghayatan yang berbeda - beda. Namun, walaupun sudah pernah jatuh cinta, belum tentu kita bisa menjelaskan arti kata cinta dengan baik. Tapi mengenali cinta adalah salah satu cara untuk mengenali diri. 


Waktu perkenalan kita dengan cinta dimulai ketika kamu bertemu seseorang. Lalu, pada saat kamu bersedia mengorbankan kepentingan diri untuk kepentingan orang tersebut, maka cinta mulai berperan. 

Cinta dapat membuat orang menjadi bijak, arif, dan progrsif, namun sebaliknya, cinta juag bisa membuat orang jadi linglung, menderita, atau sedih berkepanjangan. Semuanya sangat bergantung penghayatan seseorang terhadap pengalaman cintanya.

Cinta juga bisa dibedakan menjadi tiga, yaitu :

1. Cinta karena nafsu

    Cinta jenis ini cenderung tak terkontrol karena hubungan antara dua orang yang mengatasnamakan cinta ini dikuasai oleh emosi yang berlebihan. Inilah yang dinamakan cinta buta.

2. Cinta pragmatis

    Pada cinta jenis ini, ada keseimbangan antara rasa suka dan duka atau ada hubungan timbal balik. Sepasang insan ini cenderung dapat mengontrol perasaannya.

3. Cinta altruistik 

    Cinta yang ini biasanya dimiliki oleh ibu untuk anaknya. Biasanya disertai kasih sanyang tak terbatas.

Cinta yang asyik itu adalah jika emosi dan rasio kamu bisa berhubungan dengan baik. Memang, untuk bisa samapai ke sana tidak mudah. Tapi, sebenarnya seperti apa sih cinta emosional itu ? 

Tunggu lanjutan artikel berikutnya ya .......!!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan DSAK dan PSAK di indonesia

Syifa.com - Profesi Akuntan di Indonesia  terhimpun dalam Ikatan Akuntan Indonesia yang berdiri pada 23 Desember 1957. Dewan Standar Akuntansi merupakan salah satu lembaga di bawah Ikatan Akuntan Indonesia yang bertugas menyusun dan menetapkan pernyataan standar akuntansi keuangan. Perkembangan DSAK dan PSAK di indonesia Kebutuhan standar akuntansi keuangan dirasakan perlu sejak diaktifkannya kembali pasar modal pada tahun 1973. Pada tahun tersebut dibentuk panitia penghimpun bahan-bahan dan struktur dari Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) dan Generally Accepted Auditing Standar (GAAS). Panitia tersebut menghasilkan Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) 1973 dan Norma Pemeriksaan Akuntan (NPA). Keduanya merujuk pada US-GAAP dan US-GAAS. Selama hampir sembilan tahhun, PAI tidak mengalami perkembangan, perubahan, maupun penambahan dari standar yang dibuat, padahal rujukan utamanya mengalami perubahan yang pesat. berdasarkan ketentuan yang ada saat itu, pengesahan ...

Makalah Anggaran Operasional

ANGGARAN PERUSAHAAN DISUSUN OLEH :  KELOMPOK 2 : ALIANSYAH                (14 401 083) M.TOHIR                      (14 401 080) ANITA MULTI.S          (14 401 077) VANESSSA D K           (14 401 079) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI  YAYASAN PENDIDIKAN UJUNG PANDANG (STIE-YPUP) 2016 Kata pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa atas segala rahmatnya sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa kami juga ucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya. Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi. Karena kete...

Percakapan ayah dan anak perempuan

Syifa.com - Suatu ketika, seorang anak perempuan bertanya kepada ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut dan badanya yang bungkuk, disertai suara batuk-batuk.  Anak perempuan itu bertanya kepada ayahnya, "Ayah, mengapa wajah ayah kian berkerut dan badan ayah kian bungkuk?" Demikian pertanyaannya, ketiak ayahnya sedang santai di beranda.  Ayahnya menjawab, "Sebab aku laki-laki, Nak." Itulah jawaban ayahnya. Anak perempuan itu bergumam, "Aku tidak mengerti, Ayah." Jawabannya ayahnya itu membuatnya tercenung penuh rasa penasaran.  Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu. Kemudian ditepuknyalah bahunya sambil berbisik, "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang laki-laki."  Bisikan ayahnya tersebut membuat anak perempuan itu bertambah bingung. Karena penasaran, anak perempuan itu menghampiri ibunya lalu bertanya, "Ibu mengapa wajah ayah menjadi b...