Langsung ke konten utama

Cara menghadapi pada saat di titik terendah

Syifa.com - Suatu hari saya melihat ada setitik harapan dalam hidupku yang membuat hidupku berubah total dari kesalahan masa lalu hidupku yang suram. Disaat itu diriku mulai memikirkan apa yang saya lakukan selama ini adalah salah.

Salah besar karena saya selalu dan selalu mengikuti ajakan dan bisikan yang ada dalam diri yang hina ini, entah itu bisikan atau ajakan yang murni dari dalam diriku atau sesuatu yang dibuat-buat oleh makhluk lain.


Aku tidak tahu, tapi yang jelas bahwa aku setiap kali melakukan perbuatan itu, hatiku selalu merasa bersalah. Mungkin ini suatu penyadaran diri yang dikirimkan oleh yang Maha Pencipta diriku untuk memikirkan, menghayati, dan merenungkan setiap tingkah laku dan laku perbuatan ku yang selama ini aku jalani dan ku lakukan dari waktu ke waktu.


Tahu diri itu perlu, karena tahu diri kita akan selalu menghargai diri kita maupun diri orang lain lebih-lebih kepada yang telah menciptakan segala sesuatu. Dengan tahu diri kita akan terhindar dan jauh dari sifat sombong.

Sombong kepada diri kita sendiri akan menyebabkan turunnya kemurkaan Allah kepada diri kita yang hina ini. Sadarlah selalu wahai diri yang hina yang berasal dari tanah. kita dari tanah, naik di atas tanah untuk mencari bekal untuk perjalanan panjang kita di akhirat nanti, dan pada akhirnya kita pun akan kembali ke tanah juga.

Maka merenunglah sedalam-dalamnya wahai diri yang hina engkau berasal dari air yang hina yaitu air mani. Jangan kau sombong hanya karena kau di beri kelapangan rezeki yang sedikit oleh Allah. 

Kekayaan kita tidak ada apa-apanya kalau dibandingkan kekayaan yang dikaruniakan oleh Allah kepada hamba-Nya yang mulia pada zaman dahulu yaitu seorang raja dan sekaligus seorang nabi yaitu Nabi Sulaiman as.

Dialah orang yang paling  kaya di dunia ini, dengan rezeki yang melimpah itu tidak sedikitpun dan secuil pun rasa sombong timbul dalam hatinya. Dialah orang yang paling mulia . kita ini apa, apa yang kita punya, ini tidak ada bandingannya dengan apa yang diberikan Allah kepada nabi sulaiman.

Tobatlah sebelum terlambat. Sekian torehan tinta kali ini. semoga bermanfaat !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan DSAK dan PSAK di indonesia

Syifa.com - Profesi Akuntan di Indonesia  terhimpun dalam Ikatan Akuntan Indonesia yang berdiri pada 23 Desember 1957. Dewan Standar Akuntansi merupakan salah satu lembaga di bawah Ikatan Akuntan Indonesia yang bertugas menyusun dan menetapkan pernyataan standar akuntansi keuangan. Perkembangan DSAK dan PSAK di indonesia Kebutuhan standar akuntansi keuangan dirasakan perlu sejak diaktifkannya kembali pasar modal pada tahun 1973. Pada tahun tersebut dibentuk panitia penghimpun bahan-bahan dan struktur dari Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) dan Generally Accepted Auditing Standar (GAAS). Panitia tersebut menghasilkan Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) 1973 dan Norma Pemeriksaan Akuntan (NPA). Keduanya merujuk pada US-GAAP dan US-GAAS. Selama hampir sembilan tahhun, PAI tidak mengalami perkembangan, perubahan, maupun penambahan dari standar yang dibuat, padahal rujukan utamanya mengalami perubahan yang pesat. berdasarkan ketentuan yang ada saat itu, pengesahan ...

Makalah Anggaran Operasional

ANGGARAN PERUSAHAAN DISUSUN OLEH :  KELOMPOK 2 : ALIANSYAH                (14 401 083) M.TOHIR                      (14 401 080) ANITA MULTI.S          (14 401 077) VANESSSA D K           (14 401 079) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI  YAYASAN PENDIDIKAN UJUNG PANDANG (STIE-YPUP) 2016 Kata pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa atas segala rahmatnya sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa kami juga ucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya. Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi. Karena kete...

Semua kekuatan itu bersumber dari Allah swt.

Assalamu'alaikum. Sobat sekalian yang setia berkunjung di blog sederhana ini, Kali ini aku akan membagikan informasi keislaman. semoga dengan artikel keislaman ini, iman kita kepada Allah swt. akan semakin kuat. Langsung saja kita sama-sama membaca artikel berikut ini. Kadang ada sebagian orang dalam upaya menjalankan urusan duniannya serta perkara kehidupannya, dalam usaha menggapai kebahagiaannya juga keceriaannya, dalam rangka mendapatkan kesuksesan dalam setiap prospeknya, mengandalkan kepada apa-apa yang ia miliki dari berbagai hal materi, seperti kekuatan fisik, kemampuan akal, bakat pribadi, dan sumber-sumber pendanaan. Memang semua ini tanpa keraguan lagi dalam rangka menggapai kesuksesan dunia. Akan tetapi, menjadikan semua itu sebagai pokok utama dan satu-satunya di dalam kehidupan seorang muslim merupakan kesalahan yang sangat berbahaya dan fatal, dan itulah fenomena yang menguasai kebanyakan orang-orang...